Di Hari Merdeka

Di Hari Merdeka

Ini hari merdeka
Tetapi aku merasa terjajah
Di negri yang aku sebut Indonesia ini

Ini hari merdeka
Tetapi aku lupa warna bendera
Yang akan aku kibarkan di ujung tiang hari ini

Ini hari merdeka
tetapi ada yang dipenjara
karna menyanyikan lagu kemerdekaan

di hari yang merdeka ini
ada suara tangis terdengar perih
dari kubur para pahlawan
dan gubuk reot para veteran
atas jasa-jasa mereka yang dilupakan

ini hari merdeka
kata mereka yang bebas dari penjara
yang tidak mereka rasakan kesunyiannya

aku ingin merdeka
dari segala yang mengikat jiwa dan raga
dari segala bentuk penindasan yang berkuasa
dari segala rasa yang haus akan dahaga

dan aku ingin merdeka
semerdeka darah yang merah membara
semerdeka tulang yang putih tak bernoda
semerdeka kepak sayap garuda di udara

17 agustus 2010
oleh: Holy Adibj

Salam puisi cinta….

Hukum dan Keadilan

Hukum Dan Keadilan

Jika hendak merasakan keadilan
jadilahh orang besar
tak ‘kan kau jumpai keadilan sebagai orang kecil

hukum ada hanya untuk tungau
singa tak diadili karna dia raja
manusia menjadikan dirinya binatang
mengangkat kekuatan sebagai kebenaran

hukum diciptakan bagi pencuri telur ayam
tetapi tidak bagi perampok uang negara
dan perampas hak azazi manusia

hukum menjadi penting bagi ketidaksengajaan
menjadi remeh temeh bagi kesalahan besar
harus ada bagi bawahan
dihilangkan bagi atasan

hukum tak jadi hukum bagi pembuatnya
bagi anak-anak dan kerabatnya
hukum ditegakkan bagi orang lain
orang tak dikenal dan jauh

hukum di bumi tak ‘kan benar
di manapun, kapan pun dan dari siapa pun
kebenaran di bumi adalah kekuasaan
dan suara paling keras dan banyak

kebenaran tak ‘kan berubah salah
walau ditenggelamkan di dasar laut
kesalahan tak ‘kan menjadi benar
sekalipun diletakkan di atas langit

kebenaran tetaplah kebenaran
meski dibisikkin seekor semut
kesalahan tetaplah kesalahan
sekalipun mengaum dari mulut singa

April 2009
oleh: Holy Adibj

Salam puisi cinta….

Menjaga Ingatan

Menjaga Ingatan

Bila kau menjadi layang-layang
jangan lupa dengan pemintal benang
tanpanya kau tak bisa terbang
di hamparan langit luas membentang

jika kau menjadi kejora
yang ditunggu di gulita malam
ingatlah asalmu dari mana
dari matahari tak pernah padam

saat kau menjadi pohon tertinggi
hingga pucuk-pucukmu menghubungkan langit dan bumi
ingatlah tanah yang membesarkanmu
tanpanya kau tak kokoh berdiri
walau badai besar mengguncangmu

ketika larimu terlalu kencang
jangan lupa sebentar berhenti
mengambil nafas dan ancang-ancang
untuk nanti berlanjut kembali

bila kau manjadi raja
dunia dalam genggamanmu
tak seperti matahari kau kuminta
membakar semua yang mencoba mendekatimu

oleh: Holy Adibj
Salam puisi cinta….

Antara Tuhanku dan Tuhanmu

Holy Adibz
Antara Tuhanku Dan Tuhanmu

Tuhanku bukan tuhanmu
Tuhanmu bukanlah tuhanku

Tuhanku tuhanku
Tuhanmu bukan tuhanmu
Sesungguhnya tuhanku tuhanmu

Tuhanku tuhan tuhanmu
Tuhanmu bukan tuhan tuhanku

Tuhanku tak sama denganku
Tuhanmu serupa denganmu
Tuhanku tak sama denganmu
Tuhanmu serupa denganku

Aku tak mengangkat tuhanku jadi tuhan
tuhanku tuhan sebelum tuhan-tuhan lain menjadi tuhan
kau mengangkat tuhanmu jadi tuhan
setelah tuhanku menciptakan tuhanmu
dan tuhanmu tunduk akan tuhanku
apakah itu yang kau sebut tuhan ?

tuhanku tak menolak menjadi tuhan
tuhanmu tak sudi menjadi tuhan

tuhanku menciptakanku
tuhanmu tak menciptakanmu
tuhankulah yang menciptakanmu
tuhanku tak sama dengan apa pun jua
tuhanmu sama denganku dan denganmu

tuhanku tak lahir sebagaimana aku lahir
tuhanmu lahir seperti kau dan aku dilahirkan

aku tak mungkin bisa menjadi tuhanku
kau mungkin saja bisa menjadi tuhanmu
akupun mungkin saja bisa menjadi tuhanmu
namun kau tak ’kan bisa menjadi tuhanku
dan tuhanmu tak ’kan pernah bisa menjadi tuhanku

tuhanku tak memuja tuhanmu
tuhanmu menyembah tuhanku
siapakah kini yang harus kau sembah ?

tuhanku bicara dengan bahasa tuhan
tuhanmu bicara dalam bahasaku dan bahasamu
tuhanku berkuasa atas tuhanmu
tuhanmu takut akan tuhanku
tak takutkah kau dengan tuhanku ?

aku takut dengan tuhanku
kau takut dengan tuhanmu
aku tak takut dengan tuhanmu

tuhanku adalah tuhan
tuhanku tuhan tuhanmu
sesungguhnya tuhanku tuhanmu jua
dan tuhanmu bukanlah tuhan

aku menyembah tuhan sesungguhnya
kau bukan menyembah tuhan
berhentilah menyembah tuhanmu
dan sembahlah tuhan yang aku sembah
semoga hidupmu selamat
sesungguhnya aku kasihan padamu

27 Oktober 2009

Salam puisi cinta….

Aku hanya mencoba jadi romantis

anef cinta Fitri
Walaupun tak melihat, s’tidaknya dia melihat..
Rasa hati merasa jauh, sedangkan dia b’gitu dekat..
Dia tak butuh butuh k’sucian, sebab dia b’gitu suci..
Dia takkan mengenal kotor, karna dia senantiasa bersih..
Dia tak butuh syair, sebab dia adalah syair terindah..
Dia tak butuh penyesalan, sebab tiada sesal baginya..
Dia tak butuh hatimu, sebab dialah hatimu..
Dia tak butuh dirimu, sebab dialah dirimu..
Dialah hatimu..
Dialah jiwamu..
Dialah cintamu..
Pantaskan dirimu untuk sesuatu yang pantas..
Dialah kamu…

Bungaku..
Seiring berlalunya waktu,
Sepi mnyelimuti hari yg kujalani..
Sisakan asa dalam lamunan,
Hingga langkah terseret menapaki mimpi..
Menemui bunga di taman hati..
Bungaku…
Ketika sang fajar pergi beranjak..
Ku temui bunga pemikat hati..
Walau dalam batasan pandang..
Aku..
Cukup bahagia..
Bungaku..
Ingin aku memetikmu..
Walau aku ini, Hanya kumbang liar yg tak d’kenal..
Bungaku..
Izinkan aku mendekatimu..
Tuk’ ungkapkan s’gala rasa yg ada dihatiku..
Karena Kamu..
“Aku MencintaiMu..”

Tak ada kepemilikan dalam cinta..
Karena cinta adalah kemerdekaan..
Ada perasaan ingin memiliki..
Suatu saat pasti kehilangn..
Jika cinta adalah bunga..
Tak semestinya dia beranjak..
Saat semua terasa bahagia..
Suatu saat kan ada duka…

Hati memang miliki rasa..
Rasa mungkin milik jiwa..
Jiwa pasti milik raga..
Raga itu pasti milik kita..
Hati, rasa, jiwa, dan raga memang milik kita…
Tapi tidak dengan cinta….
Sebab dia lambang kebebasan…
Cinta itu kemerdekaan…
dan yang ku tahu cinta itu pengorbanan..
Sebab cinta adalah peleburan…..

Bening mata teduhkan jiwa..
Mengalir cepat dalam nadiku..
Lelah hati yang lama mati..
Bangunkan mimpi tidurkan sepi..
Jangan pernah jauh, Biarkan ku sentuh..
Lelah hati telah ku lalui..
Berganti indah-indah bersamamu..
Diamlah disini, Duduk di sampingku..
Dirimu ditakdirkan untuku..
Mata hatiku bawalah aku dalam mimpimu selalu..
Mata hatiku,, nafas hidupku..
Cermin langkahku lentera batinku..
Kan ku jaga selalu putih rasa di antara kita..
Ini yang terakhir aku jalani cinta..

Raut wajahmu selalu terbayang..
Suaramu selalu terngiang di telingaku..
Sentuhan tanganmu masih membekas..
Pelukanmu masih terasa hangat..
Ku ingin selalu berada disisimu..
Ku mau ada saat kau terbangun..
Ku masih butuh belaian mesramu..
Ku tak mau kau pergi dariku…
Akankah dia dapat kumiliki kembali ?
Akankah dia bisa kudapati lagi ?
Aku terjebak dalam lingkaran cinta..
Aku terjerembab dalam jurang asmara..
Tapi ku tak bisa berbuat apa-apa..
Aku hanya bisa terdiam dan membisu..
Aku memang seorang pecundang..
Aku memang tak punya keberanian..
Untuk berusaha mendapatkanmu..
Untuk bisa hidup denganmu..
Tolong ajari aku…
Tolong tuntun aku..
Tolong bantu aku..
Untuk bisa mendapatkan dirimu…

Semoga selalu ada kekuatan

anef cinta Vitri
Bukan sekali ini kuberikan bahuku untuk tempat bersandar keluh kesahmu..
Tapi bukan hanya sekali ini,kau katakan padaku bahwa kau ingin pergi.,
Ak masih bisa berdiri diatas keyakinanku sendiri..
Kalau memang tlah ada se2orang yg mampu mencintaimu lebih dari aku..
Akupun tak mampu lagi halangi jika itulah kebahagiaanmu yg tlah dituliskan_Nya..
Kini..
Mungkin lebih baik kau dengarkan kata hatimu sendiri..
Hati nurani takkan pernah sanggup utk mengingkari apa yg dirasakanya..
Kini aku hanya bisa berserah pada_Mu..
Semoga slalu ada kekuatan hadapi apapun keputusanmu.

Mata ini merah karena menangis
Memberikan air mata disetiap cerita ini
Yang tampak hanyalah kesedihan di hari ini
Apakah aku bisa memberi pelangi untukku sendiri…….
Awan tak memberi jawab untukku
Walaupun aku ingin ada pelangi di hatiku
Seperti apakah aku saat ini
Apakah aku pantas seperti debu yang tak berwujud……..

Kepada yang Terhormat – Puisi cinta

KEPADA YANG TERHORMAT

kepada tuan-tuan yang terhormat,
teruslah tipu diri sendiri
sampai kami meladang letih
lusuh membisu

kepada tuan-tuan yang terhormat,
tak usahlah kau bicarakan kami lagi
semua telah mengerti
tapi kami bukan kelinci

02-2003
Donny Anggoro

Salam puisi cinta….

Di Tebing Kesangsian – Puisi cinta

DI TEBING KESANGSIAN

pojok malam diantara wajah tegang
perasaan galau dan rokok mengabu di asbak

ruang kosong di bara pertikaian
tinggalkan duka yang berdansa

derai tawa di ruang hampa
bawa aku di tebing kesangsian

02-2003
Donny Anggoro

Salam puisi cinta….

Apa – Puisi cinta

APA

aku tergelepar
tertikam
di bawah bulan
lebam

sisa nyawa meniti
pecah mimpi-mimpi
hatiku
terkunci

01-2003
Donny Anggoro

Salam puisi cinta….

Tiada – Puisi cinta

Tiada

kata tiada bermakna
ketika cela
menghunjam pada hina
ia tiada bermakna
tatkala tak dimaknai pada bencana
yang sudah jadi pertanda

ia tak lagi bermakna
ketika melesak pada
murka yang kuasa

kata adalah cela
pada dosa yang tergesa
ialah rajam ialah asa
pada duka yang terasa

oleh: Donny Anggoro

Salam puisi cinta….

Sitemap Contact